Ini adalah ruangan peribadi penulis. Jika anda terasa atau sentap dengan sajian di dalam ruangan peribadi ini, sila tekan pangkah di hujung atas belah kanan. Segala yang di coretkan adalah hak penulis, tidak kira ianya adalah kisah benar, luahan hati mahupun rekaan semata. HARAP MAKLUM.

Tuesday, July 20, 2010

Cukupkah?

Sejahtera ke atas kalian.. :)


Siapakah dia? Raden Galoh? sape?? asal sumorg ckp ttg dia?(arwah)..

semalam, time aku melayan hobi aku mbaca blog2 bacaan tetapku tiap hari(prof kamil, pn roza,kak aliya), mereka sume melahirkan rasa yg sama.hati terpanggil utk membaca dan mengetahui siapakah arwah yg d maksudkan..

sungguh, aku menangis..bkn kerana sedih. tp menangis kerana mengakui betapa kita dan kematian x dpt d elakkan.bila dan di mana, kita xtau..email yg dpt pg td mcm tau2 je ape yg aku fikirkan..cukupkah bekalan utk mlm pertama nnt?? Ya Allah,aku memohon keampunanmu..

Satu hal sebagai bahan renungan Kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara

Hari itu... mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang-lubang itupun ditutupi kapas putih...

Itulah susuk Kita....
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan.. ,
Kitapun dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena sangat terkenal bernama Kafan
Wangian ditaburkan kebaju Kita...
Bahagian kepala.., badan. .., dan kaki diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai diarak keliling kampung yang dihadiri tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah longlai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan azan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin....
Berwalikan liang lahat..
Saksi-saksinya nisan-nisan. . yang telah tib a duluan
Siraman air mawar.. pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya.... tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian,
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama yang indah atau meresahkan..
Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..

Dan ketika 7 langkah telah pergi.....
Sang Malaikat lalu bertanya.
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita akan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....


* smoga Allah mencucuri rahmat ke atas roh arwah Raden Galoh. membaca blog arwah amat membuka mata aku ttg kehidupan kita d dunia ini..

No comments:

Related Posts with Thumbnails